Kenali Lebih Dekat Apa itu Hipertensi dan Apa pemicunya?

Kenali Lebih Dekat Apa itu Hipertensi dan Apa pemicunya?-Menjaga dan membatasi asupan garam merupakan salah satu langkah penting untuk mencegah dan mengatasi Hipertensi( tekanan darah tinggi ). Namun hal tersebut bukanlah satu-satunya yang bisa kita lakukan untuk menjaga tekanan darah tetap sehat. Terapkan juga pola makan sehat atau makanan hipertensi, maupun mencegah kondisi hipertensi.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi sendiri merupakan salah satu penyakit yang muncul secara diam-diam. Sulit untuk mengetahui seseorang terkena hipertensi, tanpa mengukur tekanan darah.

 

Memahami Kategori Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi

Untuk mengetahui seseorang terkena hipertensi( tekanan darah tinggi ), perhatikan hasil pengukuran tekanan darah. Tekanan darah normal ialah kurang dari 120/80. Angka pertama dari hasil pengukuran ialah tekanan darah sistolik, kemudian angka yang berikutnya ialah tekanan diastolik.

Ketika hasil pengukuran tekanan darah melebihi kisaran normal, maka bisa dibagi menjadi kategori sebagai berikut ini:

  1. Tekanan darah yang berkisar antara 120 sampai 139 untuk angka sistolik atau 80 sampai 89 untuk tekanan diastolik.
  2. Hipertensi tahap 1. Apabila tekanan sistolik kalian 140 sampai 159 atau tekanan diastolik 90 sampai 99.
  3. Hipertensi tahap 2. Pada saat tekanan sistolik 160 atau lebih tinggi atau tekanan diastolik 100 atau lebih tinggi.

Mengenali Makanan Pemicu Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi

Sebagian besar orang tidak menyadari apa saja yang mereka makan setiap hari, apalagi kandungannya. Bagi kalian yang ingin menjaga tekanan darah pada kisaran normal, bisa kita mulai dengan menjalani kebiasaan mencermati asupan makanan dan kandungannya.

Makanan hipertensi sebaiknya tidak menyertakan makanan mengandung tinggi sodium atau natrium. Semakin sedikit natrium yang kalian konsumsi, maka semakin terkendali tekanan darah kalian. Makanan tinggi natrium antara lain makanan kemasan dalam kaleng, makanan diproses, dan junk food(makanan cepat saji).

Sebaliknya dengan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung potasium, magnesium, dan serat untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Jika perlu, buatlah catatan harian untuk mengukur porsi garam dalam makanan yang kalian konsumsi. Jika kalian mengkonsumsi makanan dalam kemasan, baca dulu labelnya.

Kalian bisa membuat perubahan secara bertahap, contohnya membatasi asupan natrium sekitar satu sendok teh per hari. Ketika tubuh sudah beradaptasi, maka kurangi lagi hingga sekitar 2/3 sendok the per hari. Untuk menambah rasa dan aroma makanan, Kalian bisa menggunakan bumbu rendah natrium seperti berbagai macam rempah alami lain atau cuka.

Untuk lebih jelasnya, berikut makanan hipertensi yang harus dihindari:

1.Kopi

Kalian memiliki kebiasaan meminum kopi? Jika mengidap tekanan darah tinggi, kini saatnya menghilangkan kebiasaan seperti ini. Sebenarnya tidak hanya kopi. Teh dan soda pun meningkatkan tekanan darah. Semua ini penyebabnya adalah kafein yang ada pada minuman-minuman tersebut.

Baca Juga : Berikut Ini Yang Menjadi Penyebab Terjadinya Sesak Nafas

2.Daging dan Makanan Olahan

Kedua jenis makanan ini kerap diolah dengan cara diawetkan dengan menggunakan garam. Dengan begitu makanan ini menjadi tinggi natrium yang berbahaya bagi para penderita diabetes.

3.Acar

Acar mentimun memang lezat di lidah, namun proses pembuatannya memerlukan garam agar mentimun tidak mudah membusuk. Hal inilah yang membuat kalian disarankan untuk menghindarinya agar tekanan darah tidak melonjak naik.

4.Saus Kalengan

Saus tomat, saus pasta, dan jus tomat yang sudah dikemas di dalam kaleng mengandung kadar natrium tinggi. Dalam satu cangkir saus-saus tersebut mengandung lebih dari 450 mg natrium yang bisa berpotensi menaikkan tekanan darah.

5.Kulit Ayam dan Makanan Berlemak lainnya

Kulit ayam dan makanan berlemak lain, contohnya seperti: daging merah, susu berlemak, dan keju, dan mentega, mengandung asam lemak jenuh dan lemak trans. Lemak jenis ini bisa meningkatkan kolesterol jahat, hingga memperburuk tekanan darah tinggi kalian.

Menerapkan Pola Makan Sehat                                                                

Kalian sebaiknya menghindari makanan hipertensi dan menggantinya dengan pola makan sehat untuk membuat tekanan darah tetap stabil. Pola makan yang disarankan untuk menurunkan tekanan darah tinggi ialah DASH atau Dietary Approaches to Stop Hypertension.

Ada empat prinsip utama pola makan DASH, Berikut yaitu :

  1. Meningkatkan asupan nutrisi dari biji-bijian utuh, ikan, unggas, dan kacang-kacangan.
  2. Perbanyak juga mengkonsumsi buah, sayur, dan produk susu rendah lemak.
  3. Kurangi garam, makanan dan minuman yang manis, dan juga daging merah.
  4. Kurangi juga makanan yang tinggi akan lemak jenuh, kolesterol, dan lemak trans.

Meski tidak ada makanan yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi secara cepat, ada beberapa jenis makanan yang bisa membantu menurunkan perlahan-lahan yaitu :

1.Susu Rendah Lemak dan Yoghurt

Susu rendah lemak yang kaya akan kalsium dan rendah lemak, merupakan perpaduan zat yang ampuh untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Yoghurt ternyata juga bisa kalian gunakan sebagai pengganti, apabila kalian tidak menyukai susu.

2.Buah bit

Buah yang satu ini bersifat membantu menurunkan tekanan darah sebab mengandung nitrat. Bahkan penelitian telah membuktikan bahwa jus bit mampu menurunkan hanya dalam waktu sehari semalam.

Baca Juga : Hilangkan Jerawat Batu Dengan Cara Berikut Ini

3.Oatmeal

Gandum merupakan salah satu makanan yang bisa menurunkan tekanan darah. Sebab, makanan ini mengandung rendah lemak, tinggi serat, dan rendah natrium (garam).

4.Pisang

Salah satu manfaat pisang yaitu kaya akan potasium yang baik untuk membuat tekanan darah tetap stabil. Kalian bisa mengkonsumsi pisang begitu saja atau dicampurkan ke dalam oatmeal sebagai menu sarapan dipagi hari.

5.Ikan

Pilihlah ikan yang mengandung asam lemak omega 3, seperti ikan salmon. Asam lemak omega 3 inilah yang membantu menurunkan tekanan darah.

6.Minyak zaitun

Kandungan polifenol yang terdapat pada minyak zaitun bersifat membantu mengurangi tekanan darah.

Hindari makanan hipertensi dan terapkan pola makan sehat untuk menjaganya tetap stabil. Selain itu, lakukan pengukuran tekanan darah secara teratur. Jika perlu, coba untuk menggunakan alat pengukur yang bisa dilakukan di rumah. Konsultasi hal tersebut pada sesi kunjungan rutin ke dokter jika ada perubahan pada tekanan darah kalian.