Berikut Ini Yang Menjadi Penyebab Terjadinya Sesak Napas

Berikut Ini Yang Menjadi Penyebab Terjadinya Sesak Napas– Bernapas merupakan hal sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Tapi apa jadinya jika kita mengalami gangguan dalam bernapas, sudah pasti hal itu dapat menurunkan kualitas hidup kita.

Sesak napas sendiri merupakan kondisi ketika kalian kesulitan dalam bernapas atau tidak cukup mendapat asupan udara. Ada beberapa penyebab yang memungkinkan kalian terjadi gangguan bernapas. Ingin tahu apa saja penyebabnya? yuk simak penjelasan berikut!

 

Baca Juga : Hilangkan Jerawat Batu Dengan Cara Berikut Ini

Penyebab Terjadinya Sesak Napas

Seseorang mengalami gangguan bernapas bisa dikarenakan faktor obesitas, berolahraga yang terlalu berat, berada di tempat dengan suhu ekstrem, atau berada di daerah dengan ketinggian tertentu. Tapi  jika sesak napas disebabkan oleh gangguan kesehatan, maka kondisi yang bisa menyebabkan gangguan bernapas ialah:

  1. Pilek
  2. Asma
  3. Alergi
  4. Anemia
  5. Sinusitis
  6. Kehamilan
  7. Tuberkulosis
  8. Kanker paru-paru
  9. Patah tulang rusuk
  10. Tekanan darah rendah
  11. Keracunan karbon monoksida
  12. Pneumonia atau biasa dikenal dengan (paru-paru basah)
  13. Penyakit paru obstruktif kronik yang biasa disingkat menjadi (PPOK)
  14. Gangguan pada jantung seperti gagal jantung, serangan jantung, atau aritmia jantung

Dari kondisi yang telah disebutkan di atas tadi , penyebab umum yang kerap memicu kondisi sesak nafas ialah asma, penyakit yang berhubungan dengan paru-paru dan jantung. Sesak nafas yang disebabkan oleh kondisi tersebut biasanya berlangsung dalam jangka panjang atau disebut juga dengan istilah kronik.

Sesak nafas juga kerap dialami oleh penderita sakit maag. Pada kondisi tertentu, sesak nafas perlu diwaspadai karena bisa merupakan salah satu gejala serangan jantung. Demikian juga sesak napas pada anak, jangan sekali kali menganggap remeh, karena bisa jadi keluhan tersebut merupakan pertanda penyakit serius.

Untuk mengetahui penyebab sesak nafas yang kalian rasakan, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter supaya mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Biasanya, dokter akan menanyakan riwayat kesehatan kalian dan keluarga.

Pemeriksaan fisik dan berbagai tes juga akan dilakukan, contohnya seperti tes darah, foto Rontgen, dan tes pernapasan spirometri. Pemeriksaan darah digunakan untuk menilai kesehatan secara umum. Sedangkan foto Rontgen, atau bila perlu CT-scan, dilakukan untuk mengetahui gambaran kondisi paru-paru, jantung, dan tulang. Pada tes pernapasan spirometri akan diketahui berapa banyak udara yang bisa kalian embuskan dan seberapa cepat Anda mengembuskannya.

Tes alergi juga mungkin dapat membantu dokter mengetahui penyebab sesak nafas. Seperti yang disebutkan di atas, penyebab sesak nafas paling umum ialah asma, tapi pemicu terbesar asma ialah alergi.

Mengetahui penyebab pasti mengapa kalian sesak nafas sangat penting, karena hasilnya akan dijadikan patokan untuk menangani sesak nafas secara efektif.

Baca Juga : Beginilah Cara Mengatasi Mimisan Dengan Bahan Alami

Bagaimana Cara Menanganinya?

Penanganan sesak napas tidak lah selalu sama, tergantung dari penyebabnya. Oleh sebab itu, dibutuhkan diagnosis yang tepat mengenai penyebab sesak napas. Berikut penanganan sesak napas berdasarkan penyebabnya:

  1. Jika kalian mengalami sesak napas karena asma atau alergi, maka yang perlu kalian lakukan idalah menghindari unsur-unsur pemicu, seperti debu, asap rokok, polusi udara, bulu hewan peliharaan, atau serbuk sari. Selalu jaga kebersihan rumah supaya terbebas dari debu, kutu, atau tungau.
  2. Mengkonsumsi obat-obatan, seperti dekongestan dan antihistamin, juga dapat kalian lakukan untuk menangani sesak napas akibat alergi. Kedua obat ini dapat memperlancar proses menghirup udara. Apabila alergi kalian sudah parah, kemungkinan besar akan diberikan obat kortikosteroid hirup. Obat hirup ini juga bisa diberikan pada penderita sinusitis.
  3. Penderita asma juga dapat ditangani dengan obat-obatan yang dihirup atau diminum. Tujuannya membantu meringankan atau mencegah terganggunya jalan napas dan produksi lendir yang berlebihan. Apabila kalian menggunakan obat hirup, selalu pastikan pasokannya memadai dan alatnya bekerja dengan baik, bila sewaktu-waktu dibutuhkan pada saat terjadi serangan asma.
  4. Berhenti merokok juga dapat melancarkan pernapasan kalian. Di samping itu, dengan berhenti merokok, kalian dapat mengurangi resiko terjadinya berbagai penyakit serius, contohnya seperti penyakit jantung, penyakit paru-paru, dan kanker.
  5. Menjalani diet dapat dilakukan Apabila kalian mengalami sesak napas karena obesitas. Dengan menurunkan berat badan ke tingkat yang sehat, pernapasan bisa menjadi lebih lega.
  6. Untuk menghindari sesak napas pada saat berada di tempat yang tinggi, hindarilah melakukan aktivitas berat ketika berada di tempat dengan ketinggian lebih dari 1500 meter.

Bagi kalian yang mengalami sesak nafas atau gangguan bernapas akibat penyakit serius, mungkin harus menjalani perawatan atau mengkonsumsi obat-obatan tertentu dari dokter. Konsultasikan kepada dokter mengenai pengobatan apa yang tepat untuk kondisi kalian.

Apabila kalian mengalami sesak nafas diiringi demam tinggi, menggigil, batuk, bengkak di kaki, warna bibir menjadi biru, atau sesak nafas yang kian memburuk, segera kunjungi dokter secepatnya.