7 Cara Putusin Pacar Secara Halus

7 Cara Putusin Pacar Secara Halus-Hallo gaes kembali lagi dicara gaya, kali ini kami akan membahas mengenai 7 cara putusin pacar secara halus. Terkadang masalah datang dan tak kunjung terselesaikan. Mulai dari di doi yang berubah pikiran, kalian yang merasa tidak nyaman, long distance relationship(LDR), atau juga masalah yang lainnya. Hal ini bisa menyebabkan hubungan kalian menjadi berkurang maknanya dan memutus hubungan menjadi solusinya. Bahkan, tak sedikit dari kalian yang ingin mengakhiri hubungan , masih bingung memikirkan kata kata yang tepat untuk putus dan cara putusin pacar yang tepat. Nah, mulai sekarang kalian gausah khawatir lagi, berikut ini 7 cara putusin pacar secara halus.

1.Rancang Cara Putusin Pacar

Menurut psikoanalis dan psikoterapis janice lieberman, ph.d., untuk putusin hubungan sangat direkomendasikan untuk melakukannya secara empat mata atau tatap muka secara langsung tidak lewat chat. Bila kalian dan doi sudah berhubungan selama beberapa bulan dan mungkin sudah bertahun tahun. Jangan mencoba coba putusin hubungan lewat sms, telepon, atau email ya gaes! Hubungan serius telah dijalin mempunyai kenangan dan keterikatan tersendiri bagi kalan dan si doi. Oleh karena itu, sangat penting untuk menghargai hal hal tersebut saat harus mengakhirinya.

Baca Juga : 7 Cara Mengobati Sakit Maag Menggunakan Bahan Alami

2.Pilihlah Waktu Yang Pas

Tak ada waktu yang pas untuk mengakhiri hubungan dengan pasangan. Akan tetapi, menurut psikoterapis dari new york, joann magdoff,ph.d., untuk mengakhiri hubungan akan lebih baik dilakukan saat doi sedang tidak stress atau down. Kalau kalian ingin tetap putusin tetapi dia sedang terkena masalah dikampus atau kantor, lebih baik tunggu terlebih dahulu selama beberapa hari sebelum mengajak doi untuk bicara dan bilang Putus.

3.Katakan “Bukan Salahmu Tetapi Salahku”

Jangan katakan “Bukan Salahmu Tetapi Salahku” secara harafiah. Kalian bisa memilih kalimat yang jauh lebih baik tapi memiliki inti yang sama seperti itu. Janganlah buat doi terlalu merasa bersalah walaupun kadang dia sendiri memang salah. Apabila penyebab putusnya ialah masalah ketidak cocokan pendapat atau rasa cintanya yang secara seketika menghilang, kalian bisa mengatakan frase ini.

4.Selalu Spesifik

 

Tidak jarang hubungan berakhir dikarenakan kalian tidak bisa memberikan apa yang sedang diinginkan oleh pasangan. Contohnya dari pada kalian bilang “Aku Minta Putus Sebab Kamu Posesif”, lebih baij menggunakan “Aku Enggak Bisa Kalau Kamu Larang Larang Aku Terus Buat Ngumpul Bareng Sama Teman Teman”. Jadim doi pun bisa belajar untuk hubungan yang berikutnya. Jangan biarkan doi bingung sebab hal tersebut tidak akan membuatnya menjadi lebih baik dan kemungkinan besar doi akan mengganggumupn menjadi lebih kasar.

5.Usahakan Bersifat Jujur

Banyak hubungan yang berakhir yang disebabkan karena alasan yang tidak masuk akal. Hal tersebut disebabkan oleh ketidak jujuran saat memutuskan hubungan. Pikirkan alasan yang masuk akal atau logis saat meminta putus. Contohnya dia selingkuh dengan orang lain, tidak dengan alasan yang berbelit belit. Tetapi alasan kalian adalah kalian ingin jatuh kelain hati, akan lebih baik ungkapkan dengan jujur apa yang ingin disampaikan.

6.Tetap Sensitif

Dari beberapa kasus, hubungan menjadi memburuk setelah putus ialah sebab kalian atau doi lupa kalau kalian manusia dan memiliki perasaan. Kalian juga harus siap dengan reaksi negatif doi, Entah doi akan marah marah atau menangis. Kalian tidak bisa meminta putus dan merasa biasa biasa saja, pikirkan juga perasaannya dan berilah waktu untuk memahami kondisi.

Baca Juga : Cara Mudah Menurunkan Berat Badan Dengan Minum Air Putih

7.Tanya Dan Dengarkan Pendapatnya

Ini bukan meminta ijin untuk mengakhiri hubungan dengan doi, ini untuk memperjelas lagi maksud bahwa kalian ingin mengakhiri hubungan. Setelah memperbicarakan dan diskusi yang mungkin cukup panjngan tentang kelanjutannya hubungan kalian, tanyakan, “Kalau Menurut Kamu Gimana?”.

Dengan hal tersebut, hubungan akan berakhir dengan kesepakatan oleh dua belah pihal dan perpisahan akan jauh terasa tidak terlalu menyakitkan. Oleh karena itu, dari pada kalian marah marah dan berteriak tidak jelas, ajak doi untuk berdiskusi secara pelan pelan. Jangan lupa untuk mendengarkan pendapat doi supaya kalian juga bisa belajar dari doi tentang hubungan kalian.

Walaupun kalian sudah mengakhiri hubungan dengannya, bukan berarti kalian menjadi bermusuhan atau tidak ada lagi hubungan baik dengan doi ya! ingat , dulu kalian pernah saling menyayangi loh!